Rudi Nazar Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Mengunjungi Situ Rawa Gede yang Mempesona di Bogor – Part II

1 min read

Matahari terbit membangunkan kami yang tidur terlelap karena lelahnya perjalanan, hamparan danau rawa gede yang di kelilingi oleh pegunungan, seolah serentak menyegarkan mata yang baru saja terbangun dalam lelap.

Melihat di sekitar tenyata cukup banyak orang yang melakukan camping di pinggir danau, pantas saja malam itu rasanya seperti ramai karena banyaknya perbincangan.

Usai ngopi dan sarapan, kami semua bergegas untuk berkeliling menikmati keindahan rawa gede,
mendengar informasi ternyata di daerah ini terdapat ada 2 curug yang cukup bagus dan masih sangat alami, yakni curug cibereum dan curug cidulang, oya curug dalam basaha sunda berarti air terjun.

Tanpa pikir Panjang kami pun bergegas menuju salah satu curug tersebut, karena terletak diatas sebuah gunung, mau tidak mau harus ada fisik yang di korbankan untuk menuju keindahan tersebut.

Jalanan menuju curug terbilang cukup terjal walaupun jalanan nya sudah sangat enak karena terdapat bebatuan yang disusun menjadi sebuah anak tangga.

Namun tetap saja tak semua fisik kuat, beberapa kali saya menemukan pengunjung yang putar balik karena gak kuat untuk berjalan, bahkan sampai ada yang muntah diperjalanan.

Hal tersebut tentunya membuat kami bimbang, karena menurut informasi jarak yang ditempuh sekitar 30-45 menit, tidak begitu lama, namun trek nya saja yang cukup menyiksa untuk kami yang jarang olah raga.

Tapi kami tetap melanjutkan perjalanan karena rasa penasaran yang tinggi, pemandangan hijaunya pepohonan yang kami temukan di perjalanan, seolah menghilangkan rasa Lelah takala itu.

sampai akhirnya tiba disebuah tikungan yang mengarah pada curug cidulang dan curug cibeurem, kami memilih menuju curug cidulang karena terbilang yang paling dekat.

Menempuh perjalanan kembali sekitar 15 menit, tibalah kami di curug cidulang, curug ini benar2 alami, terlihat dari jernihnya air dan tidak banyak sampah berserakan.

Tanpa pikir Panjang kamipun langsung nyebur menikmati segarnya air terjun cidulang,

Puas menikmati air terjun, kami bergegas turun Kembali menuju warung, memang kalau perjalanan turun pasti lebih cepat dan tidak terlalu capek dibanding dengan perjalanan naik.

Di warung kami semua istirahat dan memesan nasi liwet yang dihidangkan oleh pemilik warung, ah nikmat sekali rasanya, setelah nyebur ke air terjun dan menempuh perjalanan cukup melelahkan lalu santap makan siang ditepian danau rawa gede.

Istirahat tidur, kamipun pulang sekitar pukul 5 sore,

Tanpa disangka jalanan dari sukamakmur menuju Sentul cukup padat pengunjung saat itu, mungkin karena hari libur, hingga dibeberapa titik lokasi terjadi kemacetan karena jalan yang sempit.

Cahaya rembulan Kembali menemani perjalanan kami, beberapa titik jalan sudah basah karena diguyur hujan, menandakan kami harus lebih berhati-hati karena jalan yang gelap, licin dan menanjak.

Tiba di Sentul kami menginap Kembali selama satu malam di kediaman a yeye, dan saat pagi hari sekitar pukul 10 siang, kami melanjutkan perjalanan pulang Kembali menuju depok.

Tiba Kembali di parung kami bertemu dengan pengendara vespa yang kehabisan bensin di tengah jalan, akhirnya di tolong oleh cumi sampai akhirnya kami berpisah untuk pulang ke rumah masing-masing.

Perjalanan selalu membuat saya rindu untuk mengulang Kembali, menjelajah tempat baru dan juga bertemu orang baru, namun saat kondisi seperti ini, kita harus lebih mempertimbangkan hal tersebut.

Terimakasih, Salam Adventure – Nazar Adventure.

Rudi Nazar Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.