Rudi Nazar Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Menelusuri Keindahan Alam Enrekang Sulawesi Selatan

2 min read

Setiap keindahan kadang ditemukan tanpa sengaja, tanpa dugaan dan tanpa perencanaan, manusia hanya bisa berencana dalam hal apapun, selebihnya tuhan lah yang menentukan jalan cerita, dan kita sebagai manusia harus patut mensyukuri dan menikmati, rencana dan cerita apa yang akan tuhan berikan.

Dari toraja kami kembali menuju enrekang, rencana awal akan lanjut perjalanan menuju manado, dikarenakan jalur yang akan kami lewati di palopo longsor dan tidak bisa di lewati, maka kami putuskan untuk kembali menuju enrekang dan janjian untuk bertemu seorang kawan yakni deo.

Oya, Kami dan deo bertemu di enrekang saat akan menuju ke toraja.

Menikmati kembali indahnya pemandangan jalanan toraja menuju enrekang, jalanan yang mulus dan pemandangan nya yang indah sangat memanjakan mata, ditambah jalanan perkotaan disini sangat lancar tanpa ada kemacetan sedikitpun.

Indahnya hamparan pemandangan gunung dan sawah membawa kami sampai tak terasa tiba kembali di perbatasan tana toraja enrekang.

touring motor ke enrekang

Perbatasan dari tana toraja menuju enrekang tidak ada pemeriksaan apapun, berbeda ketika akan memasuki toraja kemarin, kami harus rapidtest terlebih dahulu, karena surat rapidtest yang dibawa dari Surabaya sudah tidak berlaku karena melebihi waktu 14 hari.

Tiba di enrekang pemandangan disekitar masih begitu indah, sebuah wilayah yang di kelilingi hamparan pegunungan ini mempunyai cuaca yang cukup sejuk dan sangat dingin pada malam hari.

Setelah saling mengirim pesan singkat, kami bertemu dengan deo sekitar pukul 3 sore, dan langsung menuju rumah atau kediamannya, dan tak lama dari itu kami dibawa menuju dante pine.

Sebuah tempat ngopi atau cafe dengan view gunung nona yang terkenal di enrekang, tempat ini sangat indah dan juga cukup tersembunyi karena tempat masuknya yang tidak terlihat untuk pengunjung baru seperti kami.

Sore menjelang malam saat itu, kami menghabiskan waktu disini sambil menikmati view gunung nona dan secangkir kopi menemani.

wisata enrekang

Malam kembali berganti pagi, kami menginap di tempat kediaman deo, hari berikutnya di enrekang kami dibawa oleh aksan dan sari mengunjungi mendatte park

Sebuah bukit dengan pemandangan yang sangat indah terdapat di mendate park enrekang.

Menelusuri jalanan dengan turunan yang tajam dan juga bebatuan, kami harus extra hati2 ketika melewati jalanan ini, namun dibalik itu semua, pemandangan dari berbagai sudut enrekang terlihat begitu indah.

Mata kami sangat dimanjakan oleh indahnya pemandangan di daerah ini, rerumputan hijau membentang luas menyelimuti pegunungan, hamparan gunung nona dan juga gunung dengan tebing nya yang tinggi, sangat terlihat indah dan begitu memukau.

Senang sekali rasanya, saat menemukan tempat yang begitu indah di suatu daerah yang cukup jarang di kunjungi oleh wisatawan.

Untuk menuju puncak bukit, kami harus mendaki terlebih dahulu, tidak terlalu jauh dan cukup menghabiskan waktu sekitar 15 menit

Dan dari mendatte park, kami menikmati indahnya semesta dari enrekang.

Puas menikmati mendatte park, kami dibawa oleh aksan menuju ke suatu sumber mata air yang jernih berwarna biru.

Tempat ini sudah lama tak dikunjungi wisatawan, agar bisa berenang dengan nyaman kami membersihkan dahulu sumber mata air ini.

Dan setelahnya selesai membersihkan kolam dari dedaunan, kami mulai berenang menikmati segarnya sumber mata air jernih dengan view gunung yang keren.

Selesai berenang, aksan membawa kami menuju rumahnya, mencicipi susu segar yang langsung di peras dari sapi, pengalaman seru yang takan terlupakan.

Pagi hari berganti, kami akan kembali melanjutkan perjalanan menuju makasar, akan tetapi siang itu mampir sejenak di kediaman rumah erun untuk silaturahmi, sungguh baik erun ia memotong ayam kesayangannya untuk dijadikan masakan khas sulawesi selatan yakni ayam palekko.

Beristirahat sambil bersantai Hingga tidak terasa malam kembali menyapada kami, dan kami pun melanjutkan perjalanan pada malam hari.

Terimakasih kawan, Terimakasih deo, erun, aksan, uchi, ikshan, sari, enrajid dan teman2 yang lain yang sudah mengajak kami meng explore indahnya enrekang.

Sampai jumpa dan kami akan lanjutkan perjalanan kembali.

Cerita lebih lengkap mengenai perjalanan ini, silahkan saksisan video dibawah ini.

Salam Adventure – Nazar Adventure.

Rudi Nazar Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.