Jelajah Kalimantan : Mengexplore Penajam Calon Ibu Kota Baru

Diposting pada

Sebuah perjalanan bagaikan menulis dengan tinta pada sebuah kertas , dimana setiap lembarnya menberikan sebuah makna dan cerita yang takan terlupa, Pada perjalanan sebelumnya kami menelusuri jalanan Batulicin – Tanah Grogot yang dapat kalian lihat disini.

Kami berpamitan kepada bang dion untuk melanjutkan perjalanan menuju penajam, dan saat dikediaman beliau kami juga bertemu dengan rahmat yang akan pulang menuju balikpapan sehingga memutuskan jalan bersama karena tujuan yang sama.

Kami berjalan menelusuri jalanan lintas Kalimantan menuju penajam, tak sengaja dipinggir jalan kami menemukan pemandangan yang cukup bagus dan sangat sayang untuk dilewatkan, di penajam kami singgah dikediaman seorang kawan bernama bang ady pada sekitar pukul 3 sore.

Bang ady mengajak kami berkeliling penajam sembari menikmati wilayah yang direncanakan akan menjadi ibu kota ini.

Tujuan pertama kami mengunjungi pantai corong, terlihat pantai ini mempunyai keindahan yang luar biasa dan juga garis pantai yang cukup panjang, sehingga menurut informasi saat libur panjang atau lebaran, pantai ini dipadati oleh banyak pengunjung dan wisatawan.

Usai menikmati pantai, kami berkunjung ke sebuah muara yang disebut dengan muara sunan, disini terlihat banyak anak-anak bermain dan berenang di sungai, sebuah pemandangan langka yang mungkin jarang kita temukan disebuah kota-kota besar.

Betapa bahagianya mereka bermain bersama tanpa sibuk memandang layar handphone seperti kebanyakan anak-anak pada saat ini, sebuah hal yang harus dirasakan oleh setiap anak, yakni bermain bersama sehingga merasakan betapa indahnya masa kecil yang akan mereka lalui.

Siang berganti malam, kami mengunjungi sebuah kampung padat penduduk yang berada di babulu laut, kampung yang dipenuhi oleh para nelayan yang dimana rumah2 mereka berdiri diatas air yang disangga dengan kayu ulin asli Kalimantan.

Sedikit disayangkan karena kami berkunjung ke tempat ini pada malam hari sehingga tak banyak pemandangan dan aktifitas yang dapat direkam.

Subuh hari kami mengarah menuju gunung embun yang kerap sekali disebut dengan negeri diatas awan Kalimantan, yang bertempat di kabupaten paser, Kalimantan Timur, selama 24 jam kami menjelajah paser dan penajam kalimantan timur, cerita lebih lanjut mengenai perjalanan ini dapat kalian saksikan pada video dibawah ini.

Gambar Gravatar
Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.