Gunung Burangrang yang Mempesona di Purwakarta

Diposting pada

Purwakarta mempunyai beberapa gunung yang cukup indah dan layak dikunjungi salah satunya yaitu Gunung Burangrang, gunung yang mempunyai ketinggian 2.064 Mdpl dimana gunung ini merupakan gunung berapi mati yang juga hasil dari letusan gunung sunda pada jaman prasejarah.

Sebenarnya gunung ini tidak sepenuhnya terletak di Purwakarta, namun terbagi menjadi dua bagian wilayah, yakni Purwakarta dan Bandung Barat, seperti yang sudah dijelaskan di post sebelumnya gunung ini terlihat dari Situ Wanayasa.

Melihat dari segi kontur dalam sebuah peta, gunung burangrang hampir mirip dengan gunung salak, yaitu lebat dan juga puncaknya kadang tertutup oleh kabut yang tebal.

Mendaki Gunung Burangrang

Untuk kamu yang akan mendaki gunung burangrang, terdapat 3 jalur pendakian yang bisa kamu pilih, diantaranya Legok Haji, Pos Komando, dan Pangheotan.

Jalur Legok Haji

Dimana masing-masing jalur ini tentunya memiliki karakteristik masing-masing dan juga rintangan yang berbeda, salah satu jalur yang cukup mudah untuk didaki adalah Legok Haji.

Sebenarnya tidak mudah-mudah banget 😀 cuman jalur ini lebih cepat untuk mendaki menuju puncak gunung burangrang, selain itu treknya juga yang cukup mempunyai tanjakan yang tinggi ketika melewati jalur ini.

Jalur Pos Komando

Kemudian terdapat jalur pos komando, seperti namanya jalur ini terdapat sebuah tempat latihan khusus untuk kopasus, dimana kita harus mengetahui jadwal terlebih dahulu sebelum melakukan pendakian melalui jalur ini, karena pada saat sedang ada latihan kopasus kita tidak diijinkan mendaki melalui jalur ini.

Jalur Pangheotan

Jalur selanjutnya yang terdapat di gunung burangrang yaitu pangheotan, dimana jalur ini merupakan jalur terlama yang dapat kamu coba, karena treknya yang cukup landai tidak seperti yang lain nya.

Selain itu jalur ini mempunyai pemandangan yang cukup indah, dan kamu akan melewati situ ketika melakukan pendakian gunung burangrang melewati jalur pendakian pangheotan.

Waktu yang dapat ditempuh ketika mendaki gunung burangrang sebenarnya tidak memakan waktu yang cukup lama sekitar 3-5 jam, tergantung fisik kamu dan juga jalur yang dipilih, dengan hal tersebut gunung burangrang bisa menjadi tempat yang rekomendasi untuk menghilangkan penat apalagi untuk kamu yang suka kegiatan outdoor seperti mendaki gunung.

Sekian mengenai informasi Gunung Burangrang semoga bisa bermanfaat dan juga menjadi referensi tempat wisata atau gunung pendakian yang akan kamu kunjungi selanjutnya, apabila kamu punya pengalaman lain saat mendaki ke gunung burangrang, jangan sungkan untuk berikan komentar dibawah ini, karena pastinya akan sangat bermanfaat sekali untuk para pembaca 🙂

Gambar Gravatar
Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.